
Header blog VAMPIBOTS. Keren!
Ketika saya ingin membuat blog LABIRIN FILM, saya melakukan sedikit riset terlebih dahulu melalui google. Saya ingin mencari seperti apakah blog film yang sudah ada. Dari sana, saya membaca sebuah artikel yang berjudul "Ulasan 4 Blog Lokal Niche Review Film" di situs www.ayongeblog.com. Keempat blog film yang dibahas adalah Hobi Nonton, Horror Pop Corn/Horrorsekarepdewek, Jagoan Movies, dan Gila Sinema. Kemudian, saya pun menjalajahi semua blog film itu. Di blog Gila Sinema, ternyata sudah ada sebuah posting yang berjudul "Semaraknya Curhat Sinema". Dalam posting tersebut, bung Gila Sinema sudah melakukan sedikit riset tentang keberadaan blog film Indonesia. Ternyata jumlah blog film mencapai 40 lebih, baik blog yang menghadirkan film sebagai tema utama maupun yang dicampur dengan beberapa topik lain. Posting yang sangat bagus itu pun disambut baik oleh para pemilik blog film. Komentar terakhir yang saya baca adalah dari Hobi Nonton yang berkata, "Iya tuh, kalo mau kopdar ide yang bagus".
Saya berada di lingkungan pergaulan yang selalu mempertanyakan apa manfaat dari blog. Hanya ada satu teman saya yang memiliki blog yang digunakan untuk area berjualan. Oleh karena itu, saya semakin termotivasi untuk membuat blog film setelah membaca posting dari Gila Sinema dan komentar-komentar yang ada di sana. Di sini, saya menemukan bahwa ada sekelompok orang yang tidaklah berangkat dari kalangan akademis perfilman, namun mencintai dunia film sebagai bagian yang tidak dapat dipisahkan dari hidup mereka.Hal yang paling saya sukai adalah saat membaca berbagai review untuk film yang sama. Membaca berbagai sudut pandang untuk sebuah film adalah ssesuatu yang akan memperluas wawasan dari pembacanya.
Jika kita perhatikan, memang blog film adalah wadah review film yang jujur dan mampu mengeluarkan wujud asli dari review. Apa itu? Apakah hanya rekomendasi mengenai film yang bagus dan mana yang tidak? Nyatanya tidak. Review, dalam wujud aslinya, adalah sebuah usaha untuk menerjemahkan visual dari sebuah film. Hasil dari penerjemahan itu bisa dianggap sebagai sebuah rekomendasi bagi masyarakat luas dan sebuah "suara konsumen" (seperti istilah yang digunakan Horror Pop Corn) bagi filmmaker. Para kreator blog film dapat dengan bebas melakukan penerjemahan tersebut di blognya tanpa harus merasa malu karena tidak memiliki latar belakang pendidikan film.
Di era sekarang, pertanyaan mendasar dalam dunia penggunaan internet tampaknya bukanlah lagi "Apakah ada jaringan internet?", melainkan menjadi "Apa jaringan internetnya cepat dan murah?". Ini membuktikan bahwa penggunaan internet semakin meluas dan sudah umum digunakan untuk berbagai tujuan. Dampaknya bagi perkembangan blog film adalah sudah pasti akan ada pertambahan jumlah blog film di Indonesia. Untuk menyambut hal tersebut, saya rasa lumrah jika saya bertanya, "Apa yang bisa kita semua lakukan sebagai kreator blog film?"

Header blog E2P.
"Imajiner", kata yang tepat untuk menggambarkan blog-blog film.
Keberadaan blog-blog film ini akan bisa dikembangkan menjadi pendukung perkembangan film Indonesia. Apa yang kita perllihatkan dengan blog-blog film ini adalah sebuah "cinema culture", yaitu budaya mengapresiasi film. Kita mendiskusikan film dengan begitu bersemangat, merekomendasikan film yang bagus kepada pembaca kita, dan juga menghindarkan mereka dari film yang buruk. Terlebih dari itu, kita juga membahas film-film yang kita rasa pantas untuk menjadi bagian dari deretan film-film yang terbaik. Semua ini memang berawal dari sekedar ingin berbagi opini kita, tapi ini juga bisa dilihat sebagai perkembangan masyarakat untuk mengkritisi film.
LABIRIN FILM memang sebuah blog yang baru berumur satu bulan. Namun, saya merasa sangat terbantu dengan saran dan berbagai topik postingan dari blogger senior. Maka, sebagai junior, saya ingin sekali bisa melihat kita semua, para kreator blog film ini, membentuk pertemanan yang semakin solid. Bukankah menyenangkan jika kita dapat bertemu, saling berbagi, membuat rencana bersama-sama tentang hal-hal yang akan mengukuhkan persahabatan di antara kita? Saya yakin pertanyaan yang ada di benak kita semua adalah siapa yang akan mengkoordinasinya? Pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana cara mengkoordinasinya?
Saya mencoba mengangkat topik ini karena saya merasa yakin, cepat atau lambat, akan tiba waktunya bagi kita semua untuk membahas hal ini. Mungkin juga sudah ada beberapa di antara kita yang sudah bertemu. Atau bahkan membentuk perkumpulan sendiri. Mungkin kita semua bisa memulai dari sana untuk bisa mengembangkan komuitas kita. Memikirkan hal tersebut sudah cukup membuat saya merasa semangat unntuk terus aktif dalam dunia blog.
Sekarang, teman-teman semua, bagaimana menurut kalian nama "Komunitas Blog Film Indonesia'? Apa itu nama yang bagus untuk sebuah rencana masa depan? :)
***
Jam 9 malam WIB nanti masih ada pemutaran film pendek segmen "KARTUN". Tonton ya!
Pilih film pendek favorit kamu (boleh lebih dari satu) di sidebar sebelah kiri dan blog film favorit (boleh lebih dari satu) di sidebar sebelah kanan.
Kunjungi juga http://perfilman.pnri.go.id untuk menapak tilas sejarah perfilman Indonesia.
***
Acara LAFFEST 2010 didukung oleh :


Komunitas Blog Film Indonesia kedengarannya bagus dan menarik.. Kapan nih kita bikin gathering untuk para pemilik blog film? Direncanakan dari jauh2 hari, jadi yang di luar kota siapa tau bisa menyisihkan waktu juga.. :)
BalasHapus@Gabby Hakim aku setuju mbak.Kita mulai aja diskusinya.mau lewat mana enaknya?ym kah?
BalasHapusanyway yg di jakarta itu saya,mbak gabby,fariz,mbak movietard(hehe),terus sapa lagi ya mbak?
waah ada header blog saya disitu!! hahahaha thank you ya udah dipajang! :D sukses terus sampai selesai acaranya!
BalasHapus@Fariz iya...gw suka headernya.hehehehe.blognya juga kok.terima kasih atas dukungannya :)
BalasHapuswah waktu itu saya juga usul buat kopdar di blog gilasinema...btw gw juga di jakarta nih hehehe :)
BalasHapus@adhitiarangga sip!!gimana ya mas kopdar para komunitas blogger yg anggotanya beda2 kota?ada yg punya info?
BalasHapusbut anyway, setidaknya kita harus melakukan pengumpulan data dulu deh.
Nama, umur, kota, pekerjaan, e-mail
Contoh : Satrio Nindyo Istiko (Tiko), 19, Jakarta, mahasiswa, satrionindyoistiko@rocketmail.com
Nah nanti dari e-mail, dilakukan pengumpulan data no telp deh.
I think that will do as a start.biar gampang didata kan? :) gimana masukan dari blogger2 yang lain?
Setuju sih, dari pengumpulan data khan kemudian bisa berlanjut, asal ada Satrio yang mau jadi seksi repot.. Hihi.. :)
BalasHapus@Gabby klo ngumpulin data sampe hubungin aja aku gak keberatan.hehehe.tapi klo sampe gimana2, mending yg lebih senior aja. :)
BalasHapusklo setuju sama ide pengumpulan data ini.silahkan lsg diketik di fasilitas komentar ini aja :)
kalau mau kopdar sebaiknya data dulu para pemilik blog film seperti yang disaranin Satrio..
BalasHapusterus sebaiknya bikin acaranya setahun sekali,atau kalau nggak nebeng aja sama Pesta Blogger...
Seneng banget kalo bisa terealisasi. Kalo yg bujang-bujang mungkin masih bisa ketemuann Gak tau kalo yang udah nikah hehehehe...
BalasHapus@gilasinnema hahaha.ayo dong mas gilasinema :) istrinya dibawa aja.hahaha
BalasHapus@dirgantara dan yg lainnya klo emang setuju, nanti saya lakukan pengumpulan data aja.nanti pembicaraan mungkin bisa lewat milis kali ya??gimana tuh idenya??
Idenya menarik :)
BalasHapusiya aku dijakarta juga, dan selain movietard,bisa dipanggil anggie kok
Setahuku selain om Gila, yang domisili diluar jakarta antara lain Tukang Review dan Bang Mupi, ada lagi yang tahu mungkin?
Saya tinggal di kota Solo. Tetapi sering kok main ke Jakarta tiap beberapa bulan sekali (eh itu ga sering ya? ^^;)
BalasHapusTapi setuju sekali kalau memang ada perkumpulan blogger gitu... Mau ikut bila ada. ^^
Kalau bang mupi di Bandung, Om Gila di Jateng juga kan?
Awya dan Delupher di Bali. Aku sama Tukang Review di Solo
BalasHapusmampir,keren ya kalo bener kebentuk:D
BalasHapus^^;; Hah Om Gila di Solo?
BalasHapusTuh kan yg sekota aja blm pernah ketemu..hehehehhe...
BalasHapusOke :
aku, fariz, mas radit, mbak gabby, anggie, horror pop corn tuh kyknya pada di jkt. (sok tahu pas bagian horror pop corn)
mas gila sinema ma mas tukang review di solo.
mas amiratthemovies di medan ya???
awya,delupher,si muka pucat di bali.
ada lagi yang perlu ditambahkan ke daftar ini?? :)
@tukang review: solo bro? aq jogja... kapan2 bisa kopdar neh :P
BalasHapussetuju2 kalomau bntuk...tp kok blom ada yg mulai yah?heheheeh... ni data q :
Nama : Ardy Pratama (Ardy)
umur : 21
kota : Jogja
pekerjaan: Blogger, mahasiswa
e-mail : ardy1009@gmail.com
ayo yg lain data2nya... :D
@Hobi Nonton nah datanya semakinnya banyak nih.hehehe
BalasHapusOwh si gila horro juga di bali kan ya??hehe.
BalasHapuswow makasih labirin film.. header blog sy dimuat disini he..he.. btw, Bikin komunitas blog film Ind.. good idea, yah tinggal kopdar-nya. kalo engga salah gilasinema pernah memposting daftar blog2 film, tinggal identitas pemilik-nya aja. kalo sy asal Bandung, tinggal di Bogor, cari nafkah di Jakarta.. kalo umur kyknya paling tua deh :):)... email : epse_tea@yahoo.co.id
BalasHapus@e2p ma kasih atas dukungannya.mudah2 an bisa meneruskan apa yang sudah saya post di sini. :)
BalasHapusweitz... mantafh..!!
BalasHapusuntuk alasan yg sama juga saya membuat blog film 2taun yg lalu.. meski sempat stuck,, hehee. .
salam persahabatan..
ditunggu selalu kunjungan baliknya..^_^