Selasa, 12 April 2011

Review: Hanna


Directed by JOE WRIGHT written by DAVID FARR & SETH LOCHHEAD cast SAOIRSE RONAN, ERIC BANA, CATE BLANCHETT, OLIVIA WILLIAMS released in 2011

BINTANG




Siapa sangka Joe Wright yang lebih terkenal handal dalam membuat film drama bisa juga membuat film action thriller yang sangat menarik?

Ada kalanya seorang sutradara keluar dari zona amannya untuk membuat gebrakan baru. Seperti Joe Wright yang sudah sukses membuat Pride & Prejudice, The Soloist, dan juga Atonement, kali ini ia berhasil membuat film tentang seorang gadis yang dilatih ayahnya agar lihai seperti assassin. Walau Wright mencoba film jenis baru, ia pun tetap memilih aktris yang pernah bekerja sama dengannya dan kali ini bintang Atonementnya, Saoirse Ronan muncul sebagai Hanna, gadis assassin tersebut.

Walau karakter Hanna ini punya kemiripan dengan Hit-Girl dari Kick-Ass, Hanna sebenarnya dilatih lebih sebagai prajurit yang tidak punya takut dan rasa kasihan dengan kekuatan dan kepintaran di atas normal. Jangankan memburu binatang liar di area Antartika, Hanna pun bisa bicara minimal 4 bahasa. Itulah alasan mengapa ayahnya Erik Heller (Eric Bana) dengan yakin mengirim anaknya untuk menghabisi nyawa seorang agen CIA bernama Marissa Wiegler (Cate Blanchett).


Yang membuat film Hanna ini berbeda dengan film revenge assassin lainnya adalah jalan ceritanya yang bukan sekedar bunuh-bunuhan, tetapi juga melihat perjalanan Hanna yang tangguh bersama ayahnya, tetapi susah payah berjuang sendiri di dunia luar. Saoirse Ronan pun bisa dibilang bermain excellent di film ini. Ditambah lagi Cate Blanchett yang jarang punya cacat di penampilan aktingnya. Dengan koreografi action yang menarik, Hanna pun dipermanis dengan music score ajaib dari The Chemical Brothers.

Ketika beat pertama dari music score berdentum dengan kencang, dimulailah perjalanan Hanna dikejar oleh Marissa dan anak buahnya. Kisah pertemanannya dengan gadis centil yang ia tumpangi pun bukan sekadar memperpanjang cerita, tetapi lebih untuk memperlihatkan sifat lunaknya. Setelah mengetahui jati dirinya, Hanna pun mulai kehilangan fokus, hingga akhirnya ia diingatkan kembali asal dirinya ketika ia menjumpai seekor rusa yang mengingatkan kita seperti di awal film saat Hanna meleset menembak seekor rusa dengan berkata, “I just missed your heart."

Walau banyak yang berpendapat bahwa Hanna hanya film kejar-kejaran, sebenarnya Hanna adalah film action thriller yang sangat memuaskan. Yang cukup menarik lainnya adalah signature Joe Wright dalam mensyuting long tracking shot, yang bisa dilihat dalam dua scene oleh karakter Erik dan Hanna sendiri. 

Tidak terlalu banyak yang kita dapatkan tentang asal mula Hanna dan ibunya, tapi film ini terbantu dengan akting sempurna dari tokoh utamanya, Saoirse Ronan dan juga Cate Blanchett yang tampil dingin dan elegan sebagai Marissa. Sinematografinya pun tidak bisa dilupakan yang membuat Hanna terlihat begitu stylish dan mengesankan secara visual. Dengan begitu, Hanna adalah film action thriller original yang memuaskan dari sutradara Joe Wright yang mampu membuai kita dengan ketegangan dan keindahannya walau tidak menusuk dengan ceritanya.

2 komentar:

  1. Hanna adalah Saoirse Ronan dan Saoirse Ronan adalah Hanna. jalannya film ini benar-benar digerakkan oleh akting Saoirse ROnan. suka banget dengan cast, cinematography, dan scoring di film ini! namun sayang, jalinan misteri yang tertutup rapat dari awal film, "pengakuan"nya kurang elegan. anyway, menonton film ini tetap menjadi sebuah pengalaman yang fantastis :D

    BalasHapus
  2. @timo: “Pengakuan”nya emang kurang dalam dan detail. Tapi kalau dipikir lagi, kalaupun juga terlalu banyak twistnya malah berlebihan nantinya. Film ini porsinya pas.

    BalasHapus